Cinta itu “aneh”

Cinta itu “Aneh”.. 

Itulah yang ada dipikiranku saat ini, betapa tidak cinta itu tidak bisa cukup hanya dijabarkan dengan kata-kata, apalagi dengan hitungan logika ataupun matematika…

Dalam satu sisi cinta itu sangatlah menyenangkan namun disatulain cinta itu sangatlah menyakitkan..

Cinta adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi. Dalam konteks filosofi cinta merupakan sifat baik yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih dan kasih sayang. Pendapat lainnya, cinta adalah sebuah aksi/kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, memberikan kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apapun yang diinginkan objek tersebut.

Cinta adalah satu perkataan yang mengandungi makna perasaan yang rumit. Bisa dialami semua makhluk. Tua dan muda semua memilikinya..

Konsep cinta tiap orang bahkan tiap mahluk itu pasti berberda.

Cinta Anak terhadap Orang tuanya, cinta sepasang kekasih, cintas sesama makhluk, cinta sang ayah terhadap istri dan anak-anaknya, Cinta seorang Suami terhadap Istrinya, cinta seorang pemimpin  terhadap pengikutnya…

Konsep cinta akan sangat berbeda terhadap semuanya, meskipun itu sepasang kekasih yang saling mencintai, apa yang dirasakan oleh salah satu pihak kadang tidak sama oleh yang lainnya.. misalkan si pria karena cintanya terhadap si wanita dia akan selalu mengawasi semua aktivitas kekasih wanitanya… sampai hal terkecilpun dia sangat mengkhawatirkanya, apa yang dilakukan oleh sang kekasih ini menyebabkan sang wanita merasa tersiksa karena dia tidak bisa bebas untuk melakukan kegiatannya.. padahal yang dilakukan pria ini adalah karena cintanya yang sangat besar (“aneh”).

sister

Demikianpula cinta Orang tua terhadap anaknya, si orangtua karena cintanya terhadap sang anak akan berusaha menjaga dan memberikan sesuatu yang dalam pandangannya adalah bertujuan untuk kebahagian si anak, kadangkala disalah artikan oleh si anak sendiri, misalkan Orangtua menyuruh anaknya belajar agar pandai, namun si anak kadangkala merasa bosan dengan apa yang diminta oleh orangtua.

Cinta suami terhadap istri, cinta sang Pemimpin terhadap pengikutnya,

Hm… ternyata cinta itu sangat aneh…

Love hurts, Love scars, Love wounds’ and mars
Any heart not tough or strong enough
To take a lot of pain, take a lot of pain
Love is like a cloud, it holds a lot of rain
Love hurts, Ooo-oo Love hurts

(#love hurts-nazareth)

Memang dalam kenyataan mungkin kita harus lebih proporsional dalam memberikan cinta kita terhadap orang yang kita cintai, berikanlah cinta dengan pengertian dan komunikasikan cinta kita terhadapnya, bahwa yang kita berikan itu dengan tujuan cinta kita padanya, dan mungkin juga cinta kita harus lebih didasari dengan pengertian yang dalam..

But there’s a danger in loving somebody too much,
and it’s sad when you know it’s your heart you can’t trust.
There’s a reason why people don’t stay where they are.
Baby, sometimes, love just aint enough.

(patti smith-Sometimes Love Just Ain’t Enough )

Namun cinta yang paling sejati adalah Cinta Sang Pencipta terhadap kita sebagai umatnya… karena Dia-lah yang mampu memberikan curahan cinta dan kasih sayang terhadap kita tanpa pamrih dan selalu memberikan pengampunan…

Yaa Rabb limpahkanlah selalu Cinta dan kasih sayang-Mu terhadap Keluargaku, Istri dan anak-anaku, orang tuaku dan semua yang kucintai… karena tiada cinta yang sempurna di dunia ini hanyalah cinta dan Kasih sayang-Mu kepada kami hamba-Mu yang sangat merindukan-MU… Amiiiiinn Ya Rabb..

#my big love to my  family.. love you so much..

Demi Kau dan Si buah Hati..love U

Demi Kau dan Si bUah hati

Mengapa harus begini
Tiada lagi kehangatan
Memang ku sadari sering kutinggalkan
Kau seorang diri

Ku tahu bukan sengaja
kau tinggalkan ku sendiri
Aku menyadari
Bukan sandiwara kasihmu kepadaku

Reff :
Tiap malam engkau ku tinggal pergi
Bukan, bukan, bukannya aku sengaja
Demi kau dan si buah hati
Terpaksa aku harus begini

Tiada daya hingga di saat ini
Diriku masih juga terbaring lemah
Begitu tulusnya hatimu
hanya air mata yang tersisa

Ku tahu bukan sengaja
kau tinggalkan ku sendiri
Aku menyadari
Bukan sandiwara kasihmu kepadaku

Tiap malam engkau ku tinggal pergi
Bukan, bukan, bukannya aku sengaja
Demi kau dan si buah hati
Terpaksa aku harus begini

Tiada daya hingga di saat ini
Diriku masih juga terbaring lemah
Begitu tulusnya hatimu
hanya air mata yang tersisa

Demi kau dan si buah hati
Terpaksa aku harus begini

Wah mellow banget nih lagu?!!

Itu yang terlintas dibenaku ketika sepasang pengamen yang ada didalam bis yang mengantarkan saya pulang setelah seharian penuh beraktivitas…

Namun lama-lama tak terasa setelah saya dengarkan lirik lagu tersebut pikiran saya jadi ingat kepada orang tercintaku yang menunggu dirumah…(wah jadi ikutan mellow juga nih), gimana engga lirik-lirik dalam lagu tersebut benar-benar mencerminkan aktivitasku selama ini, namun mungkin gak sepenuhnya lirik dari lagu tersebut mencerminkan semua tentang diriku…

Yang sangat menhyentuh dari lirik serta hampir mirip denganku adalah bagian dari

Tiap malam engkau ku tinggal pergi
Bukan, bukan, bukannya aku sengaja
Demi kau dan si buah hati
Terpaksa aku harus begini

Emang sih gak tiap malam aku pergi, tapi dari subuh dan balik lagi kerumah setelah gelap, isitilahnya, ga’ pernah lihat matahari di rumah. Berangkat beraktivitas saat anak-anak masih tertidur dan pulang ketika mereka sudah teridur lelap. Jadi kangen juga sama mereka dan pengen tahu juga bagaimana perasaan orang-orang tercintaku tersebut??!

Tapi mau gimana lagi itulah aktifitas hampir banyak orang sekarang ini, minimal orang-orang yang selalu seperjalanan denganku ketika sama-sama pergi beraktifitas. Gimana nggak itulah pemandangan yang biasa aku temui setiap pagi-pagi sekali, mulai keluar dari perumahan, diperjalanan, di statsiun kereta, dan di terminal-terminal bis, pagi-pagi sekali sudah banyak orang yang tampak terburu-buru untuk menuju tempat aktivitas mereka.

Bagi mereka penggemar berat KRL Jabotabek, yang bertempat tinggal di Bogor mereka sangat terburu-buru sekali dengan jadwal kereta, bahkan mereka sudah memilih gerbong-gerbong kereta favoritnya jauh sebelum kereta tersebut berangkat dari jadwalnya, istilahnya biar dapat duduk.. (struggle in the early morning).

Begitupula mereka yang menggunaka bis dan kendaraan pribadi terutama yang mengendarai motor, wiih saring berebut dan memacu untuk cepat-cepat sampai ketempat beraktivitas. (kejar setoran boss?!)

Kejadian yang sama juga akan terulang saat malam, namun dari arah kebalikannya, dimana orang-orang (termasuk aku tentunya) terburu-buru untuk segera sampai di rumah…

Sungguh merupakan pemandaangan yang biasa yang terjadi sehari-hari…

Kalau gini caranya lagu mendiang Om Pance ini jadi sangat pas sekali…dengan alasan

“Demi kau dan si buah hati
Terpaksa aku harus begini”


Klise banget yah!.. but is the real life.

Tapi mudah-mudahan hal ini tidak berlangsung lama lagi, karena aku sudah tekadakan ingin mengubah rutinitas yang cukup melelahkan ini, menjadi hal-hal yang lebih menyenangkan lagi bagi diriku dan orang-orang yang kucintai… amiiin.

“ demi kau dan sibuah hati… aku ingin menjadi lebih baiiiiiiiiiiikkkkk”</strong

Anak sholeh

Mendidik anak ternyata membutuhkan kesabaran tingkat tinggi. Apalagi kita sebelumnya tidak pernah terbayangkan bagaimana cara menghadapi anak dengan berbagai tingkah lakunya yang kadang-kadang bikin kita termenung..bingung untuk menjalankannya.

anak sholeh
Setelah kita memiliki anak barulah terbayang jerih payah orang tua kita dulu bagaimana mereka susahnya mendidik dan membesarkan anak. Semoga Allah memberikan segala kenaikan buat orangtuaku yang kucintai…

“ROBBIGHFIRLII WALIWAALIDAYYA WARHAMHUMAA KAMAA ROBBAYAANII SHOGHIIROO”
“ Ya Tuhanku, ampunilah dosaku dan dosa ayah ibuku, sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku sewaktu aku masih kecil ”

Namun kita selalu berharap dan berdo’a agar anak-anak kita menjadi anak yang sholeh..

Salah satu cara yang saya berikan adalah memberikan pemahan secara terus menrus agar mereka paham dengan apa yang harus mereka lakukan.

anakku terlahir

1 ramadhan 1430 H. sabtu 22 agustus 2009, jam 3.35.. terlahir dengan sempurna anakku, pemberian Allah yang maha kuasa…
MASHISH ALMULAIBARI” مشيش ا لمليباري

Allhamdulillahirobbillalamin… segala puji kuucapakan kehadirat Illahi Rabbi..

Pemberian yang tak ternilai… lelaki kecil yang semoga Allah ridha atasnya dan menjadikan orang yang shaleh, sempurna bagi agama, keluarga dan negaranya…

Amiin…

Dimas
Tanggal Masehi : 22 Agustus 2009
Dina – Pasaran : Sêtu Pahing
Tanggal Jawa : 01 Poso 1942 – Je
Tanggal Hijriah : 01 Ramadhan 1430 (H)
Windu-Lambang : Kuntårå, Langkir
Nama Wuku : Wukir
Môngsô : Karo – Pusa (02/08 s/d 24/08)
Sadwårå : Wurukung
Haståwårå/Padewan : Sri
Sångåwårå/Padangon : Wogan
Saptåwårå/Pancasuda : Satrya Wibawa
Rakam : Macan Kêtawan
Paarasan : Lakuning Gêni
Foto017

back to school

hari – hari ini anak-anakku kembali ke sekolah, learnig new life , knowing much, be the one…

kartini kecilku

tgl 21 april adalah hari bersejarah untuk kaum wanita di Indonesia…

dengan hari kartini seluruh wanita di negeri ini diingatkan akan betapa berharganya perjuangan kartini didalam memperjuangkan keseteraan dalam berbagai bidang.

meski kadang kesetaraan ini dimaknai orang dengan bermacam-macam.

namun  teruslah berjuang kartini-kartini kecilku …