Hole in the street (menyeramkan)..

‘Brukkkk!!, grudug..grudug..!!!” motor yang saya kendarai terpental kuat dijalan, motor saya agak sedikit oleng, untung saja saya memegang setang motor dengan kuat, kalau tidak pastilah saya sudah jatuh terpelanting di jalanan, dan gak bisa dibayangkan apa yang akan terjadi kemudian (what the #####???!!!).
Wuhhh.. bikin deg-degan aja!!!

Jadi teringat kejadian waktu itu, saya sedang melaju kencang dijalanan yang mulus, namun karena terhalang oleh mobil didepan saya, tiba-tiba tanpa saya perhatikan didepan sudah terdapat lubang yang meskipun tidak terlalu besar namun cukup dalam sehingga dengan manisnya ban motor saya tertanam didalamnya, dan arrgghhh!! secara otomatis romantis badan saya melayang terjatuh ke aspal, dan apesnya lagi motor saya jatuh menimpa badan saya (sudah jatuh tertimpa motor)..aduh mak sedih banget!!

Walhasil badan saya penuh dengan lecet dan memar-memar, luckily gak lebih parah dari itu sehingga tidak perlu mendapatkan perawatan medis yang berlebihan, cukup dengan obat merah dan pijat – pijit ke tukang urut, dan untungnya saya juga ber-uniform- lengkap, jaket , sepatu dan helm sebagai pelindung masih melekat di badan.

 

 

 

 

 

 

Well, itulah pengalaman yang paling gak mengenakan dengan si hole in the street ini.

AWAS, hole in the street
siap memangsamu !!!

 

 

Bagi pengguna jalan raya, khusususnya pengendara kendaraan bermotor roda dua, sungguh sangat tidak nyaman saat menemukan lubang-lubang di tengah jalan
“hole in the street”

Dan belakangan ini kebanyakan jalan yang ada kayaknya makin parah, jadi kita sebagai si pengguna jalan musti extra hati-hati saat berkendara – ria, belum lagi dengan galian-galian yang ada dipinggir-pinggir jalan raya, jika situasi hujan akan membuat jalanan semakin licin, dan “hole in the street” makin gak kelihatan, sehingga jalanan ini akan penuh dengan ranjau-ranjau yang siap menerkam kita kapan saja, walhasil jika kita tidak extra hati-hati pastinya sesuatu yang tidak inginkan terjadi, jadi ingat sama lagunya Bon Jovi “sliperry when wet”.

Dengan kondisi jalanan ini siapa yang mesti bertanggungjawab !???
Yang jelas kita sebagai warga negara yang baik tak pernah lupa untuk dipotong bayar pajak!!!

Jadi mungkin kita sebagai pengguna musti berkata

“AWAS HOLE IN THE STREET SIAP MEMANGSAMU”

So, Waspadalah, waspadalah !!!

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: