Nu enggeus, Nu eker, Nu arek (tawakal)

Nu enggeus, Nu eker, Nu arek !!

Kata-kata itu teriang lagi dalam ingatan, ya kata-kata tersbut sering diungkapkan oleh ibu saya yang mana merupakan petuah yang beliau dapatkan dari neneknya.

Arti dari kata tersebut kalau diterjemahkan bebas dalam bahasa Indonesia adalah ” yang sudah menjalani, yang sedang menjalani dan yang akan menjalani” dimana ditujukan kepada kita untuk selalu memandang hidup dan semua keadaan ini dengan penuh tawakal, rendah hati dan tidak sombong.

Dimana petuah ini mengajarkan bagi kita yang sudah menjalaninya harus selalu bersyukur bahwa kita telah mampu menghadapi dan melewati cobaan dan ujian dalam menjalankan kehidupan ini, dan selalu mawas diri terhadap segala hal.

Bagi yang sedang menjalani atau mendapatkan cobaan diajarkan untuk selalu bertawakal dan berikhtiar serta jangan lupa untuk meminta bantuan kepada-Nya, karena segala permasalahan hidup ini pasti akan ada jalan keluarnya. Janganlah bersikap putus asa dan hilang harapan karena yakinlah bahwa cobaan ini pasati ada hikmahnya dan ingatlah bahwa Tuhan tidak akan memberikan suatu cobaan melebihi batas kemampuan umat-Nya.

Bagi yang belum merasakan tantangan ataupun cobaan hidup atau bagi mereka yang saat ini berada dalam posisi yang nyaman, janganlah sombong dan takabur, hidup ini selalu berputar jadi selalulah bersikap rendah hati dan bantulah orang yang dalam kesulitan. Karena kita tidaklah tahu kapan dan dimana cobaan itu akan datang kepada kita.

Jadi berpiki dan bersikaplah positip dan sebarkanlah kebajikan dimanapun kita berada, Insya Allah kita akan selalu mendapatkan bantuan dari-Nya.

Hidup itu ibarat roda kadang diatas dan adakalanya dibawah,

4 Responses to Nu enggeus, Nu eker, Nu arek (tawakal)

  1. M Shodiq Mustika mengatakan:

    Nasihatnya luar biasa. Aku merasa terharu. Dadaku sampai terasa bergetar terkenang perjalanan hidupku sejauh ini.
    Terima kasih. Keep on posting.

  2. Abdul Aziz mengatakan:

    Assalamu;alaikum,

    Segala sesuatu harus diniatkan dengan benar, dijalani dan disyukuri. Yang sedang kita jalani hadapilah berbagai cobaan dengan cerdas, optimistik, dan akhirnya kita harus tawakal. Apa pun hasilnya kita syukuri. Allah mengetahui yang terbaik buat kita.

    Barangkali itu yang dapat saya simpulkan dari tulisan yang menarik ini.
    Tapi judulnya seharusnya “Nu enggeus, Nu eukeur, Nu arek !!”

    Hatur nuhun.
    Salam ti urang Cianjur.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: