kebersihan, keimanan

Kebersihan itu sebagian dari iman, itulah yang selalu kita dengar dari orang-orang tua dan guru-guru kita semenjak kecil.

jagalah kebersihan

kebersihan

Dari dulu kita selalu diajarkan untuk selalu menjaga kebersihan karena kebersihan pangkal kesehatan.

Namun dalam pelaksanaan sehari-hari hal yang kita anggap sepele ini seringkali terlupakan oleh kita, ya mungkin karena kita tidak selalu membiasakan dan membuayakan didalam menjalankan sikap bersih.

Contoh kecil adalah ketika kita makan permen, maka bungkusnya kadang-kadang kita buang asal-asalan, padahal kalau kita peduli dengan hal ini kita seharusnya mebuangnya ketempat sampah. Coba perhatikan disekitar tempat sampah disekeliling kita, pasti banyak sampah yang berserakan disekitarnya. Tempat sampah telah disediakan poster-poster tentang kebersihan telah ditempelkan.

Sungguh miris emang,  apa sih yang salah dengan orang-orang kita, apakah perlu adanya suatu tindakan tertentu untuk memberikan kesadaran akan pentingnya kebersihan bagi diri kita dan lingkungan secara umum.

Padahal dalam agama telah jelas disebutkan kebersihan sebagian dari iman jadi jika kita tidak peduli dengan kebersihan apakah kita masih peduli dengan keimanan kita???

Wallahualam…

Tapi mulai dari sekarang tetapkanlah dihati ditiap diri semua insan bahwa kebersihan itu sangat penting. Mulailah dari sekarang untuk berlaku bersih dimulai dari hal yang kecil.  Mudah-mudahan kesadaran akan kebersihan ini menjadi budaya bangsa.

3 Responses to kebersihan, keimanan

  1. Ping-balik: Masihkah kita memiliki IMAN…??? « "VheGo 41"

  2. afan mengatakan:

    bagus

  3. Ping-balik: Karya Ilmiah: Kebersihan Kelas | Ahmad Rizqi's Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: