semangat berwirausaha

Seperti biasa hari ini saya berangkat kerja pagi-pagi sekali, biasa kata orang sih kejar setoran lah.

Dan seperti biasa kalau saya berangkat menggunakan angkutan umum biasanya akan berbarengan dengan rombongan orang-orang yang akan berangkat kepasar, entah yang akan berbelanja atau yang akan berjualan dipasar.

Namun ada hal disini yang saya perhatikan mereka yang berpergian ini rata-rata sudah berumur jarang yang masih muda.

semangat udaha

semangat udaha


Apalagi kalau saya perhatikan mereka yang hendak menjual hasil bumi berupa sayuran, buah-buahan ataupun sekadar daun pisang.
Jarang sekali saya lihat masih berusia muda, so.. kemanakah anak mudanya?

Hal yang sangat saya kagumi dari mereka adalah semangat dan jiwa kewirausahaan mereka yang tak luntur meskipun usia meraka kadang-kadang sudah renta.

Hal ini menjadikan saya selalu bersemangat untuk lebih giat lagi berusaha

bersyukur

Saya sangat terinspirasi dengan tulisan dari Olivia Anggraeni Putri Arti Bulan Suci Ramadhan Buat Kami yang Non Muslim..

“sungguh indahnya makna bersyukur dibalik ibadah puasa itu, ternyata puasa mempunyai arti yang salah satunya mengajarkan pada umatnya untuk selalu bersyukur atas segala nikmat yang diberikan Allah kepada Hambanya.

Ceritanya Aisyah begini :

Saat kakeknya kecil, guru agama di pesantrennya bercerita mengenai kehidupan surga yang dihuni oleh manusia yang taat dengan semua aturan Allah, dengan didampingi seorang malaikat, seorang hamba yang soleh ini memasuki kehidupan surganya, di pintu pertama saat mereka berjalan memasuki suatu ruang surga penuh dengan para malaikat. Malaikat yang mengantarkannya berhenti di depan ruang kerja pertama dan berkata, ” Ini adalah Ruang Surga Penerimaan, disini, semua permintaan yang ditujukan pada Allah diterima”.

Dengan melihat-lihat sekeliling tempat ini dan Hamba tadi mendapati tempat ini begitu sibuk dengan begitu banyak malaikat yang memilah-milah seluruh permohonan yang tercatat pada kertas dari semua permintaan dan permohonan manusia di seluruh dunia.

Kemudian hamba yang taat ini dan malaikat pendampingnya berjalan lagi melalui koridor yang panjang lalu sampailah mereka pada ruang Surga kedua. Malaikat-pun berkata, “Ini adalah Ruang Surga Pengepakan dan Pengiriman, disini kemuliaan dan rahmat yang diminta manusia diproses dan dikirim ke manusia-manusia yang masih hidup yang memintanya”.

Hamba yang taat itu memperhatikan lagi betapa sibuknya ruang Surga itu. Ada banyak malaikat yang bekerja begitu keras karena ada begitu banyaknya permohonan yang dimintakan dan sedang dipaketkan untuk dikirim ke bumi.

Mereka melanjutkan perjalanan lagi hingga sampai pada ujung terjauh koridor panjang tersebut dan berhenti pada sebuah pintu Surga dengan ruang yang sangat kecil. Yang sangat mengejutkan Hamba yang taat ini adalah hanya ada satu malaikat yang duduk disana, hampir tidak melakukan pekerjaan apapun.

“Ini adalah Ruang Surga Pernyataan Syukur danTerima Kasih”, kata Malaikat itu pelan, dan Dia tampak malu untuk menjelaskannya.

“Bagaimana ini? Mengapa hampir tidak ada pekerjaan disini?”, Tanya Hamba yang taat itu.

“Menyedihkan”, Malaikat pendamping itu menghela napas dan menjelaskan, “Setelah manusia menerima rahmat yang mereka minta, sangat sedikit manusia yang mengirimkan pernyataan ” Syukur dan Terima Kasih”.

Lalu hamba ini bertanya pada malaikat pendamping itu,”Bagaimana manusia menyatakan rasa syukur dan terima kasih atas rahmat Allah?”.

“Sederhana sekali”, jawab Malaikat itu, “Cukup berkata : Puji Syukur dan Terima kasih, ya Allah, dan berbuatlah kebajikan bagi sesamamu serta jauhilah kejahatan”.

Nikmatilah hari-harimu, hitunglah rahmat yang telah Allah dianugerahkan kepadamu. “Dan ingatlah tatkala Tuhanmu menyatakan bahwa, “Sesungguhnya jika kamu Pandai Bersyukur, pasti Aku (Allah) akan menambahkan lebih banyak dan melipat gandakan nikmat kepadamu”.

Nah, maka kami di ajarkan oleh Rosul Kami yang bernama Muhammad SAW, dengan salah satunya menjalankan puasa sebulan penuh di bulan suci Ramadhan ini, agar kami selalu mengucap Syukur dan terima kasih atas semua nikmat yang di berikan oleh Allah kepada kami semua selaku hamba-hambaNya yang pandai bersyukur ini.”

Membaca cerita ini makin meningkatkan tingkat keimanan dan rasa bersyukur kita..

Semoga menjadikanku orang yang selalu ingat kepada-Nya dan berterimakasih atas rahmat yang telah diberikannya kepadaku. Amiin